Bikin Paspor…? Ribet ngga sich…?

Bikin paspor…? Ribet ngga sich….?

Yupz… ini  sekedar berbagi pengalaman saat  beberapa bulan yang lalu mengurus pembuatan paspor… Ternyata mengurus paspor mudah koq, yang penting mah kita tau prosedurnya aja. Biayanya juga terjangkau, ya kecuali kalo pake jasa calo, biayanya bisa lebih dari 2x lipat harga normal…

Pertama-tama kita harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen tsb adalah :

  1. KTP (Asli+Fotocopy)
  2. Kartu Keluarga (Asli+Fotocopy)
  3. Akte lahir/Ijazah (Asli + Fotocopy)

Selanjutnya tinggal melakukan registrasi ke Kantor Imigrasi setempat.. Bagi yang berdomisili di Batam, kantor imigrasi berlokasi di Jl.Engku Putri-Batam Centre (samping Gedung Kantor Walikota).. Bagi yang berdomisili di Cirebon, kantor imigrasi berlokasi di Jl.Sultan Ageng Tirtayasa (kalo dari arah Sumber jalan lurus aja ke arah kota, sampai di perempatan Mountoya, belok kiri ke arah Kedawung. Selanjutnya  susuri saja jalan tsb, kantor imigrasi ada di sebelah kiri jalan). Bagi yang berdomisili  di tempat lain, silahkan tanya aja Si Mbah Google…^_^

Oya,… prosedur pengurusannya seperti ini :

  1. Registrasi & Mengisi Formulir permohonan pembuatan Paspor (bisa On line/datang langung ke tempat. Bagi yang tidak mendaftar online, formulir permohonan paspor diperoleh di koperasi kantor imigrasi. Harganya Rp.10.000 saja)
  2. Pembayaran , Foto, Pengambilan sidik jari, tanda tangan & wawancara dengan petugas
  3.  Pengambilan paspor

Detailnya sebagai berikut  :

1.  REGISTRASI

  • Untuk yang mendaftar langsung : >> Mengambil nomor antrian Loket 1 untuk memasukkan berkas formulir permohonan pembuatan paspor. Di kantor imigrasi Batam, pengambilan nomor antrian dibatasi sampai jam 10 pagi saja. Disarankan datang sepagi mungkin agar mendapat nomor antrian awal. Berkas diserahkan setelah mendapat panggilan sesuai nomor urut antrian. Di tahap ini, yang diserahkan adalah berkas fotocopy. Namun, dokumen asli pun harus tetap dibawa untuk kepentingan ferivikasi dokumen. Selanjutnya petugas akan memberikan surat tanda terima berkas & undangan untuk proses selanjutnya.. Undangan 2 hari kerja setelah tanggal memasukkan berkas.
  • Untuk yang mendaftar Online >> Silahkan kunjungi http://www.imigrasi.go.id >> Untuk email address Kantor imigrasi Batam : kanim_batam@imigrasi.go.id >> Kelebihannya untuk yang mendaftar online, selain ngga perlu membayar biaya pembelian formulir, juga ngga usah ribet2 mengambil nomor antrian untuk memasukkan berkas. Pemohon bisa langsung datang untuk melakukan pembayaran, foto , dll.
  • Catatan penting pada saat pengisian formulir permohonan pembuatan paspor : >> Bacalah dengan teliti semua kolom yang harus diisi >> Untuk  nama pemohon, bagi paspor yang akan digunakan untuk keperluan haji/umroh, Nama pemohon harus terdiri dari minimal 3 suku kata. Misal : Emi Rohmah binti Masturo… Belajar dari pengalaman saya kemarin, karena hanya mengisi “Emi Rohmah” saja di kolom nama pemohon, begitu proses wawancara, harus menyertakan dokumen tambahan berupa surat pernyataan di atas materai. Paspornya pun diajukan ulang ke kantor pusat, jadi yang seharusnya 4 hari kerja setelah wawancara paspor sudah  bisa diambil, karena ada miss di pengisian formulir, harus menunggu ferivikasi dari kantor pusat dulu. >>Untuk alamat  di paspor, alhamdulillah karena sekarang sudah zamannya serba digital, kita bisa mengurus pembuatan paspor dimana saja. Seperti berkas yang saya ajukan, KTP & KK  alamatnya Cirebon tapi bisa mengajukkan permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Batam.

2.  Pembayaran, Foto, Sidik jari, Tanda Tangan & Wawancara (di hari yang sama)

  • Mengambil nomor antrian pembayaran paspor (bagi yang mendaftar langsung, ditukar dengan tanda terima serah terima  berkas. Bagi yang mendaftar online, ada loket khusus) >> Biaya pembuatan paspor hanya Rp.255.000 saja. Setelah membayar , kembali mengantri untuk pengambilan foto, sidik  jari, tanda tangan & wawancara..

3.  Pengambilan Paspor

  • Paspor bisa diambil 4 hari kerja setelah wawancara. Seperti biasa, dengan terlebih dahulu mengambil nomor antrian pengambilan paspor di loket informasi.  Pengambilan paspor ini bisa diwakilkan ke orang lain dengan syarat menyertakan surat kuasa dari pemohon..

Nah,… gampang kan?? Namun, ada satu hal yang harus diperhatikan.. Yaitu soal menunggu antrian. Proses ini bisa sangat membosankan. Sebagai contoh, di kantor imigrasi Batam, pada saat pembayaran,pengambilan foto, dll, kalo kita mengambil nomor  antrian pada jam 10 pagi, maka kita baru akan dipanggil sekitar jam 4 sore. So, kalo ngga pengen menunggu lama, ya harus diusahakan datang ke kantor imigrasi sepagi mungkin. Kalo di Batam, kantor imigrasi belum buka saja antrian sudah sedemikian panjang.. Jadi ya siap-siap aja. But, ngga usah khawatir, bagi yang berjiwa kreatif, soal menunggu antrian ini insyaAlloh ngga jadi masalah. Sediakan saja amunisi yang dibutuhkan. Sebagai contoh, bagi yang hobby baca, bawalah buku yang menarik. Yang hobby makan, bwa bekal banyak-banyak…^_^. Yang hobby beronline ria,.. ya bawalah media yang mendukung. Atau bagi yang ngga mau waktunya terbuang percuma, bisa sambil mengerjakan tugas-tugas yang belum selesai (yang mahasiswa bisa sambil menyelesaikan makalah, yang pengusaha bisa sambil menyusun schedule, proposal bisnis, dll).  Kalo saya pribadi mah mengisi waktunya dengan baca buku, mengamati orang-orang di sekitar, ngobrol-ngobrol sama para pemohon yang lain. Malah ada hal menarik pas menunggu antrian di Kantor Imigrasi Batam: kecuali jam istirahat, ruang antrian selalu padat pemohon. Dan disinilah tempat pertemuan publik warga Batam dari berbagai suku & kalangan. Ada orang Melayu, Flores, Jawa, Padang, Medan, bahkan banyak juga warga keturunan Tionghoa. Dari mulai yang pakaiannya biasa aja, sampai pengusaha yang berkemeja rapi yang selama menunggu antrian ngga pernah lepas dari tablet PC-nya. Ada ibu-ibu yang bawa balita lucu, ada anak sekolah yang mesti izin sejenak dari proses KBM, ada ibu-ibu calon TKW Maalaysia/Singapur, yang paspornya habis & mesti di perpanjang, anak kecil penjual koran,dll. Semua itu sangat menyenangkan….!  Yang paling berkesan adalah bertemu Ukhti Astrid, yang sama-sama berhijab sepertiku,…Beliau sedang mengurus paspor untuk menyusul suaminya yang bekerja di Brunai.. Tuh kan,.. jadi nambah sodara??

Finaly,….. mudah-mudahan bagi temen-temen yang mo buat paspor bisa dapat gambaran singkat prosesnya….^_^

Bagi yang mo nge-share, silahkan, dengan senang hati saya izinkan….^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s